Heru Setianto Seorang perawat yang suka menulis dan sharing tentang traveling. Saat ini menjadi editor di Virday.com dan Nurse.co.id

Top 5 Hasil Bumi dan Pertanian Unggulan di Dieng

3 min read

The best farm in Dieng

Virday.com Dieng Plateau berada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut, memiliki potensi hasil bumi dan pertanian yang besar. Dataran tinggi ini, termasuk dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Selain keindahan alam dan peninggalan budaya dari Dieng yang memikat wisatawan. Hasil pertanian dari dataran tinggi Dieng juga menarik para investor. Terutama hasil panen dari Kentang Dieng, yang diakui sebagai penghasil komonditi kentang terbaik di Indonesia.

Kondisi kawasan wisata Dieng yang memang sejuk, membuat tanaman seperti kentang tumbuh subur di Dieng. Saat ini harga Kentang Dieng, setiap hari dipantau oleh para pedagang dari luar kota. Mengingat Kentang Dieng memiliki ukuran lebih besar.

Tak hanya dikenal sebagi penghasil kentang unggulan, Dieng juga menjadi penghasil Wortel, Cabai, Kacang Kapri, hingga Kubis terbaik loh. Tertarik menyimak tentang hasil pertanian di Dieng, simak ulasan berikut.

1. Kentang Dieng, Kentang Unggulan di Indonesia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Dieng memang dikenal sebagai sentra komonditi penghasil kentang unggulan di Indonesia. Maka tak heran jika Kentang Dieng selalu diburu oleh para pembeli untuk dijual atau dimanfaatkan kembali.

Wilayah dari dataran tinggi Dieng yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Memang memiliki cuaca yang sejuk, sehingga tumbuhan termasuk Kentang dapat tumbuh subur disini.

Ditambah dengan profesi petani sebagai mata pencaharian utama masyarkat Dieng. Membuat sektor pertanian di Dieng tumbuh sangat cepat. Tercatat sekitar belasan ribu hektar lahan di Dieng, ditanami kentang oleh para petani.

Kabarnya jenis Kentang yang banyak ditanama di Dieng adalah tanaman kentang berjenis Atlantik dan Gronola. Sementara estimasi waktu yang dibutuhkan mulai dari masa tanam hingga panen dari Kentang Dieng, hanya butuh waktu sekitar 120 hari saja.

2. Wortel Organik Dieng, Kulitas Terbaik di Jawa Tengah

Wortel merupakan salah satu sayuran yang dikenal kaya akan kandungan dari Vitamin A. Vitamin A yang menurut para ahli kesehatan, sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Seperti diketahui sayuran dari wortel yang dimakan, yakni bagian umbi dan akar wortel.

Tak hanya dikenal sebagai penghasil hasil bumi unggulan seperti Kentang Dieng saja. Dewasa ini, kulitas hasil panen dari Wortel Dieng juga tak kalah bagus. Bahkan Wortel Dieng mulai di tanam secara organik.

Bisa dibilang, cara penaman dan perawatan Wortel Dieng mulai bebas dari bahan pestisida. Hal tersebut membuat sayuran ini, menjadi salah satu hasil tanaman cukup diminati oleh mayarakat luas.

3. Cabe Gendol Dieng, Cabe Berukuran Jumbo

Mendengar kata cabai, pasti sudah terngiang akan sensai pedas. Menariknya, selain sebagai penghasil kentang dan wortel dengan kulitas terbaik. Dieng ternyata pengasil cabai dengan ukuran di atas rata-rata loh.

Bahkan bagi yang belum pernah melihat cabai dari Dieng, akan dikira itu paprika. Hal yang wajar sih, pasalnya tanaman cabai yang ditanam di Dieng bukan cabai hijau biasa. Melainkan jenis cabai jumbo bernama Habanero.

Kabarnya kepedasan dari cabai jumbo mampu mencapai 100-350 ribu skala Scoville. Kemudian warna dari cabai ini biasanya berwarna-warni, mulai dari hijau, merah, unggu hingga kuning.

Sementara di Jawa Tengah dan Dieng khususnya, cabai tersebut kerap disebut dengan nama Cabai Gendol. Sementara orang Jawa Barant menyebut dengan nama Cabai Bendot atau Cabai Gendot.

Meskpun dikenal akan kepedasannya, masyarakat Dieng lebih suka memasak memakai Cabe Gendol Dieng ini. Dibanding memasak memakai cabai rawit saat masak Sayur Lombok Ijo yang dikenal makyus.

Baca: Top 4 Makanan Khas Dieng Paling Enak, Awas Ketagihan

Mumpung sedang berlibur di Dieng, jangan lupa untuk mencicipi wisata kuliner khas Dieng yang menggoda selain Sayur Lombok Ijo, yakni Mie Ongklok ditambah Sate Sapi dan Tempe Kemul.

4. Kacang Kapri, Polong Asli Khas dari Dieng

Kacang Kapri adalah salah satu jenis sayuran buah berjenis polong, yang kerap dipanen saat masih muda. Tanaman yang memiliki bentuk pipih, serta tampak lunak ini juga tumbuh subur di dataran tinggi Dieng loh.

Bagi wisatawan yang berlibur di area wisata Dieng, pasti sering menemui jenis sayuran ini. Kacang Kapri yang dijual, biasanya sudah dalam keadaan matang dan siap untuk disantap.

Selain Kacang Kapri khas Dieng yang dikenal enak. Ternyata di Dieng dikenal sebagai penghasil oleh-oleh buah Carica loh. Selain mempunyai rasa manis yang enak, harga dari oleh-oleh ini relatif murah.

Baca: Mengenal Oleh-Oleh Carica dan Minuman Kuat Purwaceng Dieng

Oh yah, di kawasan wisata ini pasti tak asing dengan nama Purwaceng Mas. Tanaman yang kerap dibuat minuman di Dieng ini, merupakan salah satu jamu kuatnya orang Jawa. Bahkan Purwaceng Mas dipercaya menambah stamina pasangan saat di tempat tidur.

5. Kubis Dieng, Sayur Murah Bergizi Tinggi

Kubis adalah salah satu sayuran yang tumbuh subur di dataran tinggi Dieng. Biasanya masyarakat luas kerap memanggil kubis dengan nama Kol. Menurut para ahli kesehatan, Kubis merupakan sayuran yang kaya akan kandungan yang bergizi.

Tumbuh subur Kubis di Dieng, tak lepas dari minat masyarakat untuk menanam jenis sayuran ini. Bahkan di lahan petani di area perbukitan, tampak jelas petak-petak arean lahan pertanian yang ditanami Kubis.

Hasil panen kubis dari Dieng, Batur kerap dijual di Pasar Kota Banjarnegara dan Pasar Kota Wonosobo. Tak hanya itu, hasil pertanian lain dari Dieng juga kerap dipasarakan hingga luar daerah.

Terlepas dari hasil pertanian Dieng yang melimpah ruah. Pesona alam Dieng, membuat wisatawan lokal dari Semarang, Yogyakarta, Jakarta hingga Bandung datang untuk berlibur.

Baca: Info Rute Ke Dieng dari Jakarta, Bandung, Semarang

Demikian uraian singkat tentang hasil pertainan unggulan dari tanah Dieng. Selain mulai maju akan sektor pariwisata, sektor pertanian di Dieng juga tak kalah keren kan.

Heru Setianto Seorang perawat yang suka menulis dan sharing tentang traveling. Saat ini menjadi editor di Virday.com dan Nurse.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *